Bidang Ilmu Pendidikan

Ilmu Ekonomi Beserta Pengertian, Pembagian dan 11 Prinsip-Prinsipnya

tamanilmu.com – Ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari penggunaan sumber daya alam yang terbatas dalam pemenuhan kebutuhan manusia yang tidak ada batasnya. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala tingkah laku dan aktivitas manusia untuk mendapatkan sesuatu dengan sumber daya yang terbatas.

Sederhananya dalam pengertian ilmu ekonomi adalah usaha dalam membuat barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dengan sumber daya yang terbatas.

Pengertian Ilmu Ekonomi

Istilah ilmu ekonomi adalah berasal dari Bahasa Yunani yaitu dari kata “oikos” yang bermakna keluarga atau rumah tangga sementara “Nomos” memiliki makna hukum atau peraturan yang berlaku. Jadi, secara harfiah ekonomi dapat diartikan sebagai beragam aturan atau manajemen dalam rumah tangga.

Dikutip dari laman Departement of Economics University of Buffalo, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala hal tentang kelangkaan, pemanfaatan sumber daya, produksi barang dan jasa, pertumbuhan, pemenuhan kesejahteraan, dan sebagainya.

Ekonomi juga mempelajari pendapatan individu, perusahaan, hingga negara dan harga saham hingga ketidakseimbangan ekonominya.

Dalam mempelajari ekonomi akan membantu seseorang dalam memahami bagaimana perilaku ekonomi masyarakat tertentu, memberi masukan dalam pengambilan keputusan, memberi pengertian pada potensi dan keterbatasan kebijakan ekonomi yang diambil, hingga meningkatkan kepekaan manusia pada berbagai masalah ekonomi dan global.

Berikut pengertian Ilmu Ekonomi lainnya menurut para ahli:

1. Alfred Marshall

Dalam Buku yang berjudul The Principle of Economics, Alfred Marshall berpendapat Ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari tindakan manusia secara perorangan pun kolektif dan kaitannya dalam penggunaan barang-barang material.

2. H. J. Davenport

Melalui Buku “Economics of Enterprise”, H.J.Davenport mengungkapkan ilmu ekonomi sebagai Ilmu pengetahuan yang mengendalikan berbagai masalah dari titik tolak harga. Ilmu ekonomi juga merupakan peralatan yang mempelajari bagaimana tingkat produksi dapat ditingkatkan sehingga tingkat hidup masyarakat secara otomatis akan meningkat pula.

3. M. Manullang

Ilmu Ekonomi menurut M. Manullang adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memenuhi keinginan manusia atau masyarakat demi tercapainya kemakmuran atau kondisi dimana manusia bisa memenuhi kebutuhannya, baik dalam bentuk barang maupun jasa.

4. Oscar Langen

Ilmu ekonomi menurut Oscar Langen adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tata administrasi dari berbagai sumber daya baik sumber daya kecil maupun besar yang kemudian dianalisis sehingga dapat dipergunakan kembali bagi kehidupan manusia secara maksimal dan sebaik-baiknya.

5. John Stuart Mill

Menurut John Stuart Mill adalah ilmu ekonomi yang mempelajari beragam seluk beluk penagihan dan pengeluaran. Tak hanya itu menurut stuart ekonomi juga membahas berbagai kegiatan produksi dan distribusi kekayaan.

6. Prof. P. A. Samuelson

Pada buku Economics : An Introductory Analysis Prof. P. A. Samuelson menerangkan bahwa ilmu ekonomi sebagai studi yang mempelajari bagaimana manusia membuat pilihan dengan menggunakan sumber daya terbatas yang kemudian diolah lagi untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa untuk kemudian didistribusikan lagi ke berbagai lapisan masyarakat.

7. Louis Cantori

Louis Cantori menjelaskan Ilmu ekonomi dipandang dari sudut pandang Islam adalah ilmu ekonomi yang didasarkan pada berbagai aturan islam. Misalnya saja mengenai masalah yang menjamin berputarnya harta yang dimiliki oleh seorang individu.

8. Suherman Rosyidi

Suherman Rosyidi yang merupakan Filsuf asal Indonesia menerangkan ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang memberikan pemahaman tentang gejala yang timbul di lingkungan masyarakat dalam upayanya memenuhi kebutuhan hidup atau upayanya mencapai kemakmuran.

9. Adam Smith

Adam Smith sering disebut juga sebagai teori ekonomi klasik. Sedangkan menurut Adam Smith Ilmu ekonomi sebagai cabang ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya mengalokasikan berbagai sumber daya terbatas untuk mencapai tujuan tertentu..

10. Mankiw

Pendapat Mankiw bahwa seseorang yang menguasai Ilmu Ekonomi akan meningkatkan pemahamannya atas beragam potensi dan keterbatasan kebijakan ekonomi. Ilmu ekonomi juga mempelajari bagaimana suatu individu kemudian saling berinteraksi satu sama lain.

Tujuan Ilmu Ekonomi

Manusia mempelajari ilmu ekonomi bukan tanpa alasan, sebab ekonomi bersinggungan langsung dengan kehidupan manusia. Tujuan ilmu ekonomi secara umum, antara lain sebagai berikut.

  • Mengetahui hubungan yang terjadi dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perekonomian.
  • Membuka wawasan yang luas terkait ekonomi, baik itu secara teori maupun di kehidupan nyata dalam bermasyarakat dan bernegara.
  • Membantu mengatasi permasalahan ekonomi.
  • Sebagai landasan dalam mengambil kebijakan atau keputusan dalam menghadapi segala permasalahan ekonomi di tengah ketersediaan sumber daya yang terbatas.
  • Membantu manusia dalam mengenal potensi alam sekitarnya.
  • Menciptakan situasi yang baik dan kondusif bagi kemajuan perekonomian.

Cabang-Cabang Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari berbagai kegiatan manusia dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Dalam rangka mencapai kemakmuran ini manusia kemudian akan melakukan aktivitas ekonomi seperti konsumsi, produksi, dan distribusi.

Hal ini kemudian akan memunculkan berbagai masalah ekonomi yaitu tidak seimbangnya kebutuhan manusia yang tak terbatas dengan jumlah barang atau produksi yang kian terbatas. Berikut beberapa pembagian jenis ilmu ekonomi yang perlu kamu ketahui:

1. Ekonomi Terapan

Cabang ekonomi terapan merupakan bidang ilmu ekonomi yang mengaplikasikan teori dan prinsip ekonomi dalam situasi riil untuk memprediksi kemungkinan hasil yang berfokus pada pemanfaatan ilmu ekonomi secara praktis, khususnya bagi individu dalam pengambilan keputusan, kebijakan, pedoman, atau standar tertentu dengan tujuan mengatasi masalah yang terjadi.

Ilmu ekonomi ini biasanya menggunakan studi kasus dan statistic.Contohnya dalam lingkup perusahaan, ekonomi moneter, dan perbankan.

2. Ekonomi Deskriptif

Cabang ekonomi deskriptif sebagai ilmu ekonomi yang menggambarkan bagaimana keadaan perekonomian di masyarakat saat itu.Ekonomi deskriptif sendiri memaparkan data-data dari beragam fakta serta fenomena yang terjadi.Ilmu ekonomi mengkaji berbagai gambaran, dan kondisi perekonomian.

Data yang terkumpul bersifat variatif dapat berupa angka, grafik, kurva, atau bentuk penyajian lainnya yang dapat kamu pahami artinya pada buku Statistika Deksriptif: Vivi Silvia.

3. Ekonomi Teori

Cabang ekonomi ini merupakan ilmu ekonomi yang mengkaji gejala-gejala yang timbul akibat dari perbuatan manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan. Terdapat dua cakupan dalam ilmu ekonomi teori, yaitu :

  • Ekonomi Makro

Cabang ekonomi makro merupakan ilmu ekonomi yang fokusnya kepada ragam kegiatan yang berhubungan langsung dengan ekonomi, tujuannya tentu saja mencapai sasaran makro yaitu menjaga stabilnya harga serta keseimbangan perdagangan internasional, ekonomi makro juga bertujuan mencapai full employment, memeratakan distribusi pendapatan, dan menjaga stabilitas dalam hal nilai tukar.

Hal-hal yang dikaji oleh ekonomi makro sendiri mulai dari angka pengangguran, upah, hingga kasus inflasi yang kemudian akan menyebabkan peningkatan harga pasar secara terus-menerus.

  • Ekonomi Mikro

Cabang ekonomi mikro merupakan ilmu ekonomi yang mempelajari hal-hal yang terbatas kepada suatu kegiatan ekonomi saja.

Jenis ilmu ekonomi teori yang mengkaji perilaku individu, rumah tangga produsen, rumah tangga konsumen dan perusahaan dalam rangka membuat keputusan untuk menyalurkan sumber daya yang terbatas

Mencakup diantaranya Harga dasar dan harga tertinggi yang perlu ditetapkan demi menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Sebab jika terjadi monopolistik pada pasar kemudian akan mempersempit peluang bisnis para pemain baru, sehingga semangat kewirausahaan masyarakat pun menurun.

4. Ekonomi Publik

Cabang ekonomi publik memperkenalkan fungsi pemerintah dalam hal perekonomian.Contohnya mulai dari pajak, retribusi, anggaran pemerintah, hingga pada utang negara.Ilmu ekonomi public biasanya didominasi oleh para pejabat pemerintahan serta pengamat ekonomi.sebab keterlibatannya secara langsung di dalamnya.

5. Ekonomi Moneter

Ilmu ini turut membantu dalam penerapan kebijakan moneter suatu negara. Ilmu ini mempelajari sebuah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatur kestabilan keuangan suatu Negara.

Cabang Ekonomi Moneter juga mempelajari tentang uang, perbankan, serta berbagai lembaga keuangan lainnya.Aspek yang dipelajari mulai dari inflasi, jumlah uang yang beredar, dan tingkat suku bunga bank.

6. Ekonomi Sumber Daya Manusia

Cabang ekonomi Sumber Daya Manusia (SDM) Merupakan ilmu ekonomi yang mempelajari tentang faktor produksi tenaga kerja, mulai dari kesempatan kerja, kualitas tenaga kerja, dan penentuan upah.

Ruang lingkupnya mulai dari dinamika kependudukan, ketenagakerjaan, struktur ketenagakerjaan, sektor informal-formal, transisi kependudukan, mobilitas dan migrasi penduduk, permintaan dan penawaran tenaga kerja, pekerja anak, perencanaan tenaga kerja serta penduduk dan pembangunan ekonomi.

7. Ekonomi Internasional

Cabang ekonomi internasional adalah ilmu ekonomi yang mempelajari terjadinya kegiatan ekonomi antar negara, misalnya pada World Trade Organization (WTO); International Monetary Fund (IMF); dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).

Ilmu ini juga memiliki peran penting dalam siklus bisnis internasional.Selain itu, teori dari ekonomi internasional ini sendiri semakin maju dan berkembang menurut buku Ekonomi Internasional oleh Mahyus Ekananda.

Hal-hal yang dipelajari dalam ekonomi internasional mulai dari perdagangan antar negara, neraca pembayaran internasional dan neraca perdagangan internasional.

Ilmu ekonomi yang kemudian akan turut meneliti berbagai peristiwa politik internasional. Aktivitas ekonomi, dan masalah ekonomi saat ini, entah itu perkembangan terbaru mengenai Brexit yang diusulkan Inggris dari Uni Eropa atau perubahan tarif terbaru Amerika Serikat.

Disiplin ini juga menyatukan berbagai prinsip dan pendekatan ekonomi makro dan ekonomi mikro.

8. Ekonomi Regional

Cabang ekonomi regional merupakan ilmu ekonomi yang mengkaji interaksi ekonomi antar sebuah wilayah serta pengembangannya dengan tujuan meningkatkan tingkat perekonomian pada suatu wilayah tersebut.

Ilmu ekonomi regional sendiri dapat digunakan juga sebagai medium yang akan membantu pemerintahan wilayah untuk menganalisa permasalahan ekonomi yang terjadi untuk kemudian membuat kebijakan sebagai solusinya.

9. Ekonomi Industri

Merupakan Cabang ekonomi yang akan membantu perusahaan dalam menganalisis berbagai masalah yang terjadi di industri.

Ilmu ekonomi industri juga membahas interaksi perusahaan dalam suatu industri, ia juga sebagai studi tentang perusahaan, industri dan pasar mulai dari toko-toko kecil hingga ke perusahaan multinasional.

Interaksi yang dimaksud dapat berupa persaingan usaha dan kinerja suatu perusahaan.

10. Ekonomi Sumber Daya Alam

Cabang ekonomi yang mempelajari masalah dan alokasi sumber daya alam secara optimal dilihat dari segi ekonomi meliputi eksternalitas positif dan negatif.

11. Ekonomi Syariah

Cabang ekonomi islam atau biasa kita dengar dengan sebutan ekonomi syariah ialah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang aspek penerapan nilai-nilai dan aturan Islam dalam aktivitas perekonomian dan bertujuan menerapkan ekonomi Islam.

Pokok pembahasannya, antara lain penghapusan riba dalam perekonomian, prinsip bagi hasil, hingga zakat.

Bidang Ilmu Ekonomi

Bidang ekonomi terbagi menjadi dua oleh Samuelson dan Nordhaus yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ekonomi mikro merupakan ekonomi yang mempelajari perilaku perusahaan dan konsumennya, juga kaitannya dalam penentuan harga serta barang atau jasa yang akan diperjualbelikan, dan kuantitas faktor inputnya.

Beberapa aspek analisis dalam ekonomi mikro diantaranya Analisis manfaat, Analisis biaya, Teori penawaran, teori permintaan, Elastisitas, Teori produksi hingga, Teori harga.Ruang lingkup ekonomi ini menelaah lebih dalam perihal produsen dan konsumen.

Selain itu ekonomi mikro juga berperan dalam membuat Kebijakan yang digunakan sebagai pondasi dalam merancang berbagai kebijakan perusahaan dalam pengelolaan sumber daya mereka, misalnya saja pengelolaan harga dan upah.

Sementara menurut Mankiw (2014), ekonomi mikro merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan dan mampu berinteraksi di medan pasar.

Samuelson dan Nordhaus (2010) menjelaskan ekonomi makro pertama kali muncul saat revolusi berjudul “General Theory of Employment, Interest and Money” karya John Maynard Keynes dipublikasikan, teorinya membahas dampak siklus bisnis dengan n tingginya tingkat pengangguran dan inflasi.

Ekonomi makro membantu dalam menentukan konsumsi dan total investasi, yaitu bagaimana bank kemudian mengatur uang dan bunga nasabahnya.

Prinsip Ilmu Ekonomi

Prinsip Ilmu ekonomi digunakan sebagai panduan untuk mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan dan hasilnya atau dengan kata lain mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya, atau dengan pengorbanan tertentu kemudian memperoleh hasil yang semaksimal mungkin, prinsip ekonomi juga akan membuat seseorang meminimalkan kerugian yang di derita.

Berikut ini pembagian prinsip-prinsip ilmu ekonomi:

1. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Prinsip ekonomi produksi sebagai dasar dalam menghasilkan berbagai barang dan jasa yang sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi serta pengorbanan tertentu.

Contoh Penerapannya diantaranya saat membuka tempat usaha yang dekat dengan bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran, kemudian menggunakan tenaga kerja yang terampil, Memilih bahan baku yang berkualitas terbaik, namun dengan harga ekonomis, hingga ke penentuan harga jual yang menguntungkan masuk ke dalam prinsip ekonomi produksi.

2. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi

Pada suatu kegiatan ekonomi, distribusi merupakan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Contoh Penerapannya dalam Meningkatkan kualitas pelayanan, Penyaluran barang yang selalu tepat waktu dan tidak pernah terlambat, Menggunakan beragam sarana distribusi dengan harga murah, Membeli barang dari produsen secara langsung, Menyediakan barang dan jasa yang populer bagi konsumen, Membeli barang di produsen yang tepat hingga ke penentuan lokasi perusahaan yang berada di antara produsen dan konsumen

3. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi

Pada suatu kegiatan ekonomi, konsumsi merupakan upaya untuk memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu.

Contoh Penerapannya mulai dari hanya Membeli barang hanya yang berkualitas, Membeli barang dengan harga yang cukup terjangkau, Membuat daftar barang apa saja yang dibutuhkan dan mengadakan proses tawar menawar sebelum membeli sesuatu.

E. Teori dan Model Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi, hukum ekonomi merupakan hubungan sebab-akibat antara berbagai aktivitas ekonomi yang saling terhubung, contohnya adalah pada hukum permintaan dan penawaran.

Teori ekonomi juga digunakan sebagai rangkuman asas serta digunakan sebagai dasar pelaksanaan berbagai kebijakan ekonomi.

Teori-teori inilah yang kemudian pada akhirnya membentuk model ekonomi yang membantu menjelaskan suatu peristiwa ekonomi.

Salah satu contoh model ekonomi sendiri ada pada kurva produksi yang menghasilkan beragam konsep diminishing return dan biaya peluang yang dapat diterapkan.

Metode Ekonomi sebagai prosedur yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu umumnya digunakan untuk memecahkan berbagai permasalahan ekonomi yang didasarkan pada teori tertentu.

Contohnya ada pada metode pengambilan keputusan dengan metode deduktif dan induktif (pengambilan keputusan berdasarkan data yang dikumpulkan dari realitas kehidupan manusia.

Realitas tersebut kemudian dialami oleh keluarga, individu, dan masyarakat lokal.Realitas ini juga turut dipelajari untuk menemukan upaya pemenuhan kebutuhan) Sementara itu, metode deduktif bekerja atas dasar ketentuan, hukum, atau prinsip umum yang telah diuji kebenarannya sebelumnya.

Metode ini menetapkan Langkah pemecahan masalah sesuai dengan dasar, prinsip, hukum, dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam ilmu ekonomi.

Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi.

Tindakan ekonomi merujuk kepada setiap langkah manusia untuk memenuhi kebutuhannya.Hal ini termasuk produksi, konsumsi, dan distribusi, sementara itu motif ekonomi adalah daya yang menggerakkan orang untuk melakukan tindakan ekonomi.

Tak hanya itu dalam siklus ekonomi tentunya terdapat juga prinsip ekonomi yang digunakan sebagai berpikir untuk mencapai tujuan tertentu dengan pengorbanan seminimal mungkin.

Sekian info mengenai Ilmu Ekonomi Mulai dari Pengertian, Tujuan, Bidang hingga ke Prinsip-Prinsipnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button